RETARDASI MENTAL

Retardasi mental didefinisikan dalam DSM IV TR sebagai:

(1) Fungsi intelektual yang di bawah rata-rata bersama dengan,

(2) Kurangnya perilaku adaptif; dan

(3) Terjadi sebelum usia 18 tahun.

Kriteria retardasi mental dalam DSM IV TR adalah sebagai berikut:

  1. Fungsi intelektual secara signifikan berada di bawah rata-rata, IQ kurang dari 70;
  2. Kurangnya fungsi sosial adaptif dalam minimal dua bidang berikut: Komunikasi, mengurus diri sendiri, kehidupan keluarga, keterampilan interpersonal, penggunaan sumber daya komunitas, kemampuan untuk mengambil keputusan sendiri, keterampilan akademik fungsional, rekreasi, pekerjaan, kesehatan dan keamanan;
  3. Terjadi sebelum usia 18 tahun.

Komponen berikutnya adalah fungsi adaptif, yaitu merujuk pada penguasaan keterampilan masa kanak-kanak seperti:

  1. menggunakan toilet,
  2. berpakaian,
  3. memahami konsep waktu dan uang,
  4. mampu menggunakan peralatan,
  5. berbelanja,
  6. melakukan perjalanan dengan transportasi umum dan
  7. mengembangkan responsivitas sosial.

 Klasifikasi Retardasi Mental

  1. Retardasi mental ringan. Antara IQ 50-55 hingga 70. Mereka tidak selalu dapat dibedakan dengan anak-anak normal sebelum mulai bersekolah. Di usia remaja akhir biasanya mereka dapat mempelajari keterampilan akademik yang kurang lebih sama dengan level 6. Mereka dapat bekerja ketika dewasa, pekerjaan yang tidak memerlukan keterampilan yang rumit dan mereka bisa mempunyai anak
  2. Retardasi mental sedang. Antara IQ 35-40 hingga 50-55. Orang yang mengalami retardasi mental sedang dapat memiliki kelemahan fisik dan disfungsi neurologis yang menghambat keterampilan motorik yang normal, seperti memegang dan mewarnai dalam garis, dan keterampilan motorik kasar, seperti berlari dan memanjat. Mereka mampu, dengan banyak bimbingan dan latihan, berpergian sendiri di daerah lokal yang tidak asing bagi mereka. Banyak yang tinggal di institusi penampungan, namun sebagian besar hidup bergantung bersama keluarga atau rumah-rumah bersama yang disupervisi
  3. Retardasi mental berat . Antara IQ 20-25 hingga 35-40. Umumnya mereka memiliki abnormalitas fisik sejak lahir dan keterbatasan dalam pengendalian sensori motor. Sebagian besar tinggal di institusi penampungan dan membutuhkan bantuan supervisi terus menerus.

Orang dewasa yang mengalami retardasi mental berat dapat berperilaku ramah, namun biasanya hanya dapat berkomunikasi secara singkat di level yang sangat konkret. Mereka hanya dapat melakukan sedikit aktifitas secara mandiri dan sering kali terlihat lesu karena kerusakan otak mereka yang parah menjadikan mereka relatif pasif dan kondisi kehidupan mereka hanya memberikan sedikit stimulasi. Mereka mampu melakukan pekerjaan yang sangat sederhana dengan supervisi terus-menerus

Secara biologis Penyebab RM antara lain :

  1. Prenatal : Malnutrition, terinfeks penyakit ketika dalam kandungan, atau penggunaan obat-obatan serta komunikasi alkohol pada wanita hamil.
  2. Prinatal : Kesulitan dalam proses kelahiran,kekurangan oksigen selama proses persalinan.
  1. Posnatal : Infeksi atau mengalami cedera kepala.

Kapalan (1972) menyatakan bahwa penyebab RM antara lain :

  1. Kelainan kromosom meliputi down syndrom,fragile x syndrome , prader–willi syndrome dan cat-cry syndrom. A)Wanita yang terserang virus rubella ketika hamil akan mengalami infeksi maternal, sehingga akan menyebabkan malformasi kongental. B) Penyakit inklusi sitomeganik pada ibu > kematian anak,kalsifikasi sereberal, hidrosefalus >RM. C) Sifilis pada wanita hamil akan menimbulkan neuropatologis pada bayi yang menyebabkan RM. D) Taxoplasma menyebabkan RM ringan dan berat pada anakMengatasi bukan lahmudah,,makanya lebih baik menghindari RM tesebut. E) Klasifikasi retardasi mental menurut DSM-IV-TR yaitu :
  1. Kelainan genetika = fenilketonuria, gangguan RET
  2. Kelainan prenatal,antara lain:

Klasifikasi retardasi mental menurut DSM-IV-TR yaitu

  1. Retardasi mental berat sekali IQ dibawah 20 atau 25. Sekitar 1 sampai 2 %dari orang yang terkena retardasi mental.
  2. Retardasi mental berat IQ sekitar 20-25 sampai 35-40. Sebanyak 4 % dariorang yang terkena retardasi mental.
  3. Retardasi mental sedang IQ sekitar 35-40 sampai 50-55. Sekitar 10 % dariorang yang terkena retardasi mental.
  4. Retardasi mental ringan IQ sekitar 50-55 sampai 70. Sekitar 85 % dari orangyang terkena retardasi mental. Pada umunya anak-anak dengan retardasimental ringan tidak dikenali sampai anak tersebut menginjak tingkat pertamaatau kedua disekolah
By psikologi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s